PERAWATAN ENDODONTI GIGI SULUNG MENGGUNAKAN KOMBINASI OBAT ANTIBAKTERI
Rio Simanjuntak, SKG., Basaria Manurung, SKG., Dewi Caronita Gurusinga, SKG., Nancy Hutabarat, SKG.
(Co-Assistent Pedodonti Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara Medan)
drg. Taqwa Dalimunthe, Sp.KGA
(Dosen Departemen Pedodonti FKG USU)
Tujuan
Evaluasi hasil klinis terapi LSTR (Lesion Sterilization and Tissue Repair) perawatan endodontik pada gigi sulung.
Metodologi
Campuran metronidazole, ciprofloxacin, minocycline (3Mix) dan salep MP (Macrogol - Propylene glycol) pada 56 orang pasien (usia 4-18 tahun).
Pendahuluan
Gigi dengan infeksi saluran akar, terutama jika telah mencapai jaringan periradikular adalah merupakan masalah yang umum terjadi pada gigi sulung dan sering mengakibatkan premature loss.
Metronidazole diindikasikan untuk infeksi bakteri aerob dan anaerob. Berikut nama patennya : ®flagyl, elyzol, fladex, fortagil, mebazid, metrofusin, metrol, metrozine, nidazole, pravlon, ragyl forte, trogyl, tismazol. Ciprofloxacin diindikasikan untuk infeksi pseudomonas Aeruginosa. Contohnya adalah ®ciproxin. Sedangkan minocycline diindikasikan untuk infeksi stafilokokus Aureus & streptokokus. Contohnya ®minocin.
Gigi sulung perlu dipertahankan dalam lengkung dengan cara direstorasi untuk mempertahankan fungsi dan agar bebas penyakit (Camp 1994). Gigi sulung yang dirawat dan direstorasi disebut sebagai space maintainer yang mana gigi tersebut adalah lebih baik daripada pesawat (Belanger 1988).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi secara klinis LSTR pada perawatan endodontik gigi sulung yang terinfeksi termasuk gigi dengan resorpsi akar fisiologis.
Metode dan Bahan
Sampel sebanyak 87 gigi sulung yang terinfeksi pada 56 pasien berusia 4-18 tahun. Pasien tersebut pernah menerima perawatan gigi antara tahun 1989 dan 1997 di Klinik Gigi Takushige (Sendai, Jepang). Pasien diberitahu maksud dan tujuan klinisnya, juga keuntungan dan kerugian perawatan. Pasien melakukan persetujuan tertulis dan kemudian dirawat oleh satu dari empat orang dokter gigi.
Tabel 1.
Usia pasien yang dirawat
Usia pasien yang dirawat
Tabel 2.
Jumlah dan posisi gigi yang dirawat dengan perawatan endodonti LSTR 3Mix
Jumlah dan posisi gigi yang dirawat dengan perawatan endodonti LSTR 3Mix
Tabel 3.
Kasus dengan resorpsi akar fisiologis dan hasil klinis setelah perawatan endodonti LSTR 3Mix
Kasus dengan resorpsi akar fisiologis dan hasil klinis setelah perawatan endodonti LSTR 3Mix
Dari data tersebut terdapat sebanyak 87 kasus, 81 kasus memperlihatkan derajat resorpsi akar fisiologi.
Tabel 4.
Kasus dengan pembengkakan gingiva/fistula dan hasil klinis setelah perawatan endodonti LSTR 3Mix
Dari tabel tersebut diketahui derajat yang berbeda dari pembengkakan gingiva diamati pada 52 kasus dan fistula pada 22 kasus
Tabel 5.
Kasus dengan nyeri klinis & hasil klinis setelah perawatan endodonti LSTR 3Mix
Kasus dengan nyeri klinis & hasil klinis setelah perawatan endodonti LSTR 3Mix
Tabel 6.
Kasus dengan resorpsi tulang & hasil klinis setelah perawatan endodonti LSTR 3Mix
Kasus dengan resorpsi tulang & hasil klinis setelah perawatan endodonti LSTR 3Mix
Persiapan Klinis
- Pembuangan lapisan tablet dan kapsul
- Setiap obat dihancurkan dengan mortar porcelain dan penumbuknya
- Disimpan pada tempat penyimpanan porcelain dengan rapat untuk mencegah pemaparan sinar dan kelembaban
- Obat disimpan di lemari es dengan temperatur sekitar 160C
- Setelah dikeluarkan dari lemari es, tempat penyimpanan tersebut tidak boleh langsung dibuka sebelum mencapai suhu kamar
- Bubuk obat antibakterial dicampur dengan perbandingan 1:3:3 (metronidazole: ciprofloxacin: minocycline) atau disebut 3Mix.
3Mix dipersiapkan dengan cara :
- 3Mix + Macrogol (M) & Propylene glycol (P) disebut 3Mix-MP
- 3Mix + sealer saluran akar disebut 3Mix-sealer
Prosedur klinis LSTR pada perawatan endodonti gigi sulung dengan 3Mix-MP atau 3Mix-sealer
- Pencatatan gejala klinis akut dan kronik
- Pembuatan radiografi sebelum perawatan
- Pembukaan akses, pembuangan pulpa nekrotik dan restorasi sebelumnya jika ada dengan bur
- Orifisi saluran akar dibesarkan untuk membuat suatu kavitas medikasi
- Kavitas medikasi setengahnya diisi dengan 3Mix-MP atau 3Mix-sealer
- Kavitas ditutup dengan glass ionomer cement dan selanjutnya diperkuat dengan direct bonded resin inlay
Skema aplikasi LSTR 3Mix-MP NIET pada gigi sulung yang infeksi. (a) Gigi sulung denganresorpsi akar fisiologis. (1) Inlay resin dibuat dengan metode direk dan diperkuat oleh semen resin. (2) Pengisian dengan GIC flow. (3) 3Mix-MP dalam kavitas medikasi yang dipersiapkan. (b) Gigi tetap pengganti
Evaluasi klinis perawatan endodonti dengan LSTR
Setelah perawatan, dilakukan pemeriksaan klinis. Dalam sebulan (terutama dalam 10 hari), dilakukan evaluasi klinis pertama sebagai evaluasi jangka pendek. Evaluasi jangka panjang dilengkapi saat pasien mengunjungi klinik dokter gigi untuk perawatan lain atau pada waktu dipanggil kembali. Perawatan berhasil bila gigi dapat berfungsi, tidak ada rasa sakit atau infeksi. Jika perawatan berhasil à akan diikuti penggantian gigi tetap secara normal.
Hasil
Pemeriksaan klinis pada 83 kasus dari 87 kasus setelah aplikasi tunggal obat 3Mix menunjukkan hasil yang baik.Pembengkakan gingiva & fistula menghilang dalam beberapa hari setelah penggunaan obat tersebut.
Rasa sakit hilang dan semua gigi berfungsi normal setelah perawatan.
Sebagai catatan, 70 dari 87 kasus (80%) telah selesai dan berhasil dalam sekali kunjungan
Rasa sakit hilang dan semua gigi berfungsi normal setelah perawatan.
Sebagai catatan, 70 dari 87 kasus (80%) telah selesai dan berhasil dalam sekali kunjungan
Diskusi
Hasil penelitian ini adalah bahwa gigi sulung dengan lesi periradikular, termasuk tahap resorpsi akar fisiologis dapat dilakukan perawatan lebih singkat dengan terapi endodonti LSTR
3Mix pada perawatan gigi sulung disertai lesi periradikular memberikan hasil klinis yang sangat baik walaupun hanya sekali kunjungan
Hasil klinis sukses dari LSTR-NIET pada perawatan gigi sulung yang infeksi dapat dianggap berasal dari khasiat bakterisidal obat (3Mix)
Proses pencampuran obat terjadi dengan cepat dan efisien dengan adanya propylene glycol
yang mana penetrasinya ke dalam lesi gigi sulung membunuh semua bakteri dalam waktu singkatInfeksi saluran akar gigi sulung dihindarkan dari tindakan pencabutan sehingga menjadi space maintainer alami.
Resorpsi akar fisiologis merupakan kontraindikasi.
Kasus klinis penggunaan LSTR 3Mix-MP NIET
(a.b) Sebelum perawatan. Terdapat pembengkakan gingiva dan adanya fistel
(a) Radiografi.
(b) Gigi M1 sulung kiri mandibula dalam tahap resorpsi akar fisiologis.
(c) Kavitas medikasi dipersiapkan pada orifisi saluran akar.
(d) Satu minggu setelah perawatan. Pembengkakan gingiva & fistel hilang.
(d.f) Setelah 351 hari, gigi sulung secara normal akan digantikan oleh gigi permanen.
(a) Radiografi.
(b) Gigi M1 sulung kiri mandibula dalam tahap resorpsi akar fisiologis.
(c) Kavitas medikasi dipersiapkan pada orifisi saluran akar.
(d) Satu minggu setelah perawatan. Pembengkakan gingiva & fistel hilang.
(d.f) Setelah 351 hari, gigi sulung secara normal akan digantikan oleh gigi permanen.
(a.b) Sebelum perawatan. Abses gingiva
(a) Radiografi.
(b) Gigi M2 sulung kiri mandibula sedang dalam tahap resorpsi akar fisiologis,
membutuhkan perawatan endodontik.
(c) Abses gingiva telah hilang setelah 1 hari perawatan.
(d) Setelah 225 hari, gigi permanen pengganti dalam proses erupsi normal.
(a) Radiografi.
(b) Gigi M2 sulung kiri mandibula sedang dalam tahap resorpsi akar fisiologis,
membutuhkan perawatan endodontik.
(c) Abses gingiva telah hilang setelah 1 hari perawatan.
(d) Setelah 225 hari, gigi permanen pengganti dalam proses erupsi normal.
Kesimpulan
Terapi LSTR menggunakan 3Mix-MP adalah pencampuran metronidazole, ciprofloxacin dan minocycline (3Mix) serta macrogol & propypilene glycol (MP) à memberikan hasil yang sangat baik dalam perawatan saluran akar gigi sulung yang infeksi disertai lesi periradikular & beberapa dengan resorpsi akar fisiologis.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar